Asupan Makanan Penambah Darah

Asupan Makanan Penambah DarahAnemia merupakan keadaan ketika terjadi penurunan jumlah eritrosit atau kadar hemoglobin dalam darah. Anemia mengakibatkan keadaan mudah lelah, pening terutama pada perubahan dari posisi jongkok ke posisis berdiri, palpitasi, letargi, dan peningkatan resiko infeksi. Anemia dapat terkadi pada pasien rawat-inap maupun rawat jalan. Pasien dengan resiko tertinggi untuk terkena anemia adalah anak balita, wanita dengan haid yang lama atau banyak, ibu hamil, manula, dan para peminum minuman keras.

Asupan Makanan Penambah Darah

Asupan Makanan Penambah Darah

Upaya pencegahan anemia harus terfokus pada evaluasi diet dan kecukupan asupan beberapa nutrient penting termasuk zat besi, vitamin B12 serta folat. Umumnya terapi suplemen dalam dosis farmakologis yang berupa vitamin larut air seperti folat dan B12 memerlukan waktu yang lebih singkat selama 2-4 minggu sementara terapi yang berupa mineral seperti zat besi membutuhkan waktu yang lebih panjang selama 6 bulan. Ini sangat penting diperhatikan dalam asupan makanan penambah darah.

Peningkatan asupan makanan penambah darah seperti vitamin dan mineral dari makanan setiap hari harus dianjurkan bersama-sama pemberian suplemen. Idealnya, perbaikan asupan nutrient dari makanan merupakan pendekatan yang digunakan untuk mempertahankan simpanan nutrient tubuh yang normal setelah terapi suplemen yang efektif. Pasien-pasien tertentu dengan diagnosis anemia dapat mengalami anemia kambuhan. Karena itu, pemeriksaan skrining ulang seharunya dilakukan secara periodic, khusus pada kelompok rawan anemia seperti disebut diatas.

Diamping rekomendasi intervensi dengan pemberien supelemen, preskripsi diet berikut ini diperhatikan pula dalam asupan makanan penambah darah :

  1. Makan makanan yang kaya zat besi, folat dan vitamin B12 seperti hati, kerang-kerangan, sereal yang diperkaya zat besi, udang, ikan, ragi (misalnya tempe) dan sereal utuh.
  2. Makan makanan sumber protein hewani dan nabati dalam jumlah dan proporsi yang seimbang. Kebutuhan protein bukan hanya diperlukan untuk membentuk komponen globin dalam hemoglobin tetapi jug dibutuhkan bagi pembentukan berbagai enzim dalam metabolisme sel, perbaikan jaringan yang aus atau sakit dan pertumbuhan.
  3. Makan sayuran hijau paling tidak sebanyak 3 porsi/hari untuk memenuhi kebuuhan akan zat besi.
  4. Minum sari buah yang kaya akan vitamin C paling tidak satu gelas perhari seperti sari jambu, jeruk atau tomat. Vitamin C diperlukan pada penderita anemia karena berperan untuk meningkatkan ansorpsi zat besi dalam usus.

Cara mengatasi kekurangan darah atau anemia salah satunya adalah memenuhi asupan makanan penambah darah melalui jenis makanan yang bergizi. Beberapa makanan ini mungkin merupakan salah satu jenis makanan Anda yang bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Salah satu cara yang dilakukan bisa dengan mengonsumsi suplemen penambah darah. Dan harus Anda ketahui bahwa makanan alami ini juga bisa membantu meningkatkan darah dengan cepat.

Terdapat beberapa jenis asupan makanan penambah darah, beberapa diantaranya adalah seperti dibawah ini :

  1. Kuning telur
    Kuning telur merupakan salah satu jenis makanan yang bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh manusia, namun kuning telur juga merupakan salah satu makanan penambah darah dengan cepat. Anda bisa memanfaatkan putih telur dan kuning telurnya. Putih telur mengandung protein, dan kuning telur mengandung vitamin kolin serta mineral yang bisa membantu untuk melancarkan proses peredaran darah dalam tubuh.
  2. Bawang putih
    Ternyata bawang putih mempunyai manfaat baik untuk kesehatan salah satunya adalah untuk membantu menunjang pola hidup sehat. Bawang putih mempunyai banyak fungsi dan kegunaan dan salah satunya adalah untuk membantu membersihkan darah dan membantu untuk mencegah plak di dalam darah. Bawang putih juga bermanfaat untuk membantu melancarkan sistem peredaran darah merah di dalam tubuh.
  3. Gandum
    Gandum juga merupakan salah satu asupan makanan penambah darah merah yang sangat aman dikonsumsi terutama untuk mereka yang sedang diet. Gandum mempunyai kandungan 20% kebutuhan zat besi di dalam tubuh manusia.

Untuk Anda yang mempunyai kesulitan dalam hal mengonsumsi jenis makanan penambah darah ini, maka cara yang paling baik untuk mengatasinya adalah memilih jenis makanan yang Anda suka namun Anda harus tahu kandungan zat besi yang ada di dalamnya supaya bisa membantu untuk meningkatkan darah Anda.

Dan untuk jenis daging, maka sebenarnya terdapat banyak jenis daging yang sangat menunjang untuk kesehatan darah, misalnya adalah daging sepi, daging ayam, daging ikan, dan daging kambing. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda mengonsumsi makanan ini. Anda harus memperhatikan keadaan kesehatan Anda, misalnya adalah tingkat kolesterol Anda. Jika Anda mengalami atau menderita suatu penyakit lain, maka hal yang paling baik adalah melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter Anda atau kepada ahli gizi Anda tentang kekurangan darah atau juga anemia yang Anda alami.

Itulah informasi mengenai kurang darah atau anemia dan cara mengatasi kurang darah. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Asupan Makanan Penambah Darah


=====================================

>>> K-Link Liquid Chlorophyll Untuk Anemia, Membantu Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah, Menjaga Kadar Hemoglobin Tetap Normal, Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Makanan Penambah Darah and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>